Konferensi pers di Kantor Imigrasi Karimun, siang tadi. (ian)
Konferensi pers di Kantor Imigrasi Karimun, siang tadi. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun kembali mengamankan Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh. Kelima orang tersebut ditangkap petugas Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun di Hotel Paradise Kelurahan Tanjungbalai, Kamis (16/2) siang sekira pukul 12.30 WIB.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Mas Arie mengatakan, kelima warga negara Bangladesh menuju Batam dan menginap satu malam di Batam pada (15/2/2017). Selanjutnya pada 16 Febuari menuju ke Karimun dengan menggunakan Ferry Batam Jet dan langsung menuju Hotel Paradise Kelurahan Tanjungbalai.

“Mereka menuju ke Batam dan menginap satu malam di Batam pada, Rabu (15/2/2017). Pada 16 Febuari mereka menuju ke Karimun dengan menggunakan Ferry Batam Jet dan langsung menuju Hotel Paradise Kelurahan Tanjungbalai,” kata Kepala Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Mas Arie Yuliansa Dwi Putra saat menggelar rilis, Senin (20/2/2017).

Adapun Kelima orang warga negara Bangladesh Itu yakni MD Pasa, Liton Mia, Mohammad Sujun, MD Habibur Rahman dan MD Rakib Biswas. Mereka berangkat dari Bandara Internasional Dhaka Bangladesh, transit di Kuala Lumpur Malaysia dan Ke Bandara Soekarno Hatta Jakarta dengan menggunakan Visa Bebas Kunjungan, Selasa (14/2/2017).

Mas Arie menjelaskan, kronologis penangkapan kelima WNA Bangladesh tersebut berawal saat petugas Imigrasi melihat gerak gerik kelima orang tersebut mencurigakan dan memutuskan untuk mengikutinya sampai ke Hotel. Dari kecurigaan tersebut, petugas imigrasi langsung mengamankan mereka dan membawa ke Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun.

“Empat orang atas nama Liton Mia, M Sujun, MD Habibur dan MD Rakib diduga sebagai korban. Mereka dibawa dan dijanjikan MD Pasa akan bekerja di Malaysia dengan membayar bayaran sebesar 35.000 Taka Bangladesh atau US 450 dan 6.500 taka Bangladesh atau US 81,” katanya.

Dari pengakuan keempat korban tersebut, mereka tidak megetahui akan ke Malaysia dengan cara diselundupkan tidak melalui tempat pemeriksaan Imigrasi. Keempat orang itu hanya mengetahui akan diberangkatkan dri Bangladesh langsung ke Malaysia.

Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Berty mengatakan selain mengamankan kelima WNA Bangladesh pihaknya juga mengamankan satu orang WNA Laos BD dan suaminya yang merupakan WNI NV dan satu warga negara Singapore inisial AB.

“Warga negara Laos diamankan karena melanggar izin tinggal. Sementara untuk suaminya kita amankan karena telah ikut menyembunyikan atau melindungi WNA yang tidak memiliki ijin tinggal,” ucap Berty. (ian)