Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

48 Armada Kapal Siap Layani Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023

Kepala KSOP Kelas I Tanjungabalai Karimun Jon Kenedy melakukan pengecekkan kapal usai Apel Kesiagaan Penyelenggaraan Natal dan Tahun Baru 2023. (Foto : ricky/lendoot.com)

Karimun, Lendoot.com – Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun menggelar Apel Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru 2023, Senin (19/12/2022).

Apel tersebut dipimpin langsung Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun Jon Kenedy dan diikuti jajaran Instansi Kepelabuhanan di Karimun, antara lain

Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun Jon Kenedy mengatakan, penyelenggaraan pemantauan dan pengendalian lalu lintas angkutan laut Natal dan Tahun Baru 2023 akan dilaksanakan pada 18 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023.

Menurutnya, pemantauan akan dilakukan di posko- posko angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 terpadu Kementerian Perhubungan yang berada di wilayah KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun.

“Pemantauan akan dimulai pada 18 Desember hingga 8 Januari, atau sekitar 3 minggu. Pemantauan akan dilakukan di posko- posko terpadu yang ada di Pelabuhan naungan KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun,” kata Jon Kenedy.

Ia mengatakan, adanya Posko Terpadu ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam pengamanan angkutan Natal dan Tahun Baru 2023.

Kenedy juga berharap, dengan adanya posko terpadu akan memberikan kelancaran terhadap arus penumpang di Pelabuhan Kabupaten Karimun.

“Mudah- mudahan dengan adanya sinergitas antara instansi dalam pengamanan Angkutan Nataru, akan memberikan kelancaran dan tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” katanya.

Jon Kenedy mengatakan, pihaknya memprediksi angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 tidak akan mengalami lonjakan penumpang yang tinggi. Hal itu, disebabkan libur natal dan libur sekolah tidak bersamaan.

“Prediksi kami tidak tinggi lonjakan penumpang tahun ini, sekitar 10 persen,” katanya.

Namun demikian, ia mengatakan, meski prediksi lonjakan penumpang tidak terjadi terlalu tinggi, pihaknya tetap menyiapkan armada kapal cadangan untuk mengantisipasi apabila terjadi lonjakan.

“Ada 48 Armada kapal yang disiapkan, termasuk kapal cadangan. Mudah-mudahan mencukupi untuk melayani penumpang saat Nataru nanti,” kata Kenedy.

(*)

Exit mobile version