Ilustrasi Mal Panbil yang dibangun Grup Panbil di Muka Kuning Batam. (istimewa)
Ilustrasi Mal Panbil yang dibangun Grup Panbil di Muka Kuning Batam. (istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Pihak swasta yang didukung pemerintah daerah yang berencana membangun sebuah pusat perbelanjaan (mal) dan dilengkapi dengan pelabuhan penumpang di Coastal Area Karimun, mendapat tanggapan beragam dari masyarakat.

Dari link berita media online Lendoot.com yang dibagikan di media sosial facebook (FB), tanggapan dan like yang tertera mencapai 404 akun hingga siang ini. Rata-rata masyarakat memberikan dukungan positif dan sisanya meragukan serta ada juga komentar miring lainnya.

Di kolom komentar, banyak netizen yang memberikan dukungan, ada yang berharap secepatnya dibangun. Seperti yang ditulis pemilik akun FB Shantie Dwii. “Alhamdulillah klw gitu cpt (cepat-red) maju balai.”

Demikian juga dengan pemilik akun Roy Putra. Dia menuliskan,”Hebaat.. Berarti dah hebat pertumbuhan ekonomi di sini sampai berani bikin mall. Swalayan masuk akal lah. Brrti dah bnyak org kaya disni yg hobby shopping,” tulis Roy.

Selain netizen yang memberikan komentar dukungan, tentu ada juga yang sebagian yang meragukan terkait rencana tersebut. Seperti ditulis pemilik akun FB Ahmad Ridani. “Tgl tunggu kapan pengerjaanna. Tahun depan depan depan dst,” tulisnya meragukan kabar tersebut.

Selain keraguan, ada juga yang mempersoalkan fasiltias pendukungnya yang belum memadai. Sejumlah netizen mengungkapkan persoalan defisit daya listrik  dan fasilitas jalan berlubang harus menjadi perhatian sebelum mal tersebut dibangun.

Mengenai keraguan sejumlah netizen terkait rencana pembangunan mal tersebut, beberapa netizen mengatakan dalam kolom komentar tersebut. “Jelaslah tu. ada bukti investornya.” tutup akun FB atas nama Rangga She She.

Sebelumnya diberitakan Lendoot.com, PT Jaya Annurya Karimun akan segera membangun Kota Mandiri dan Pelabuhan Penumpang di Kabupaten Karimun yang dipusatkan di kawasan Coastal Area, Kecamatan Tebing dan Kecamatan Karimun. Dimana pembangunan tersebut nantinya mencakup seluas 95 Hektar.

Sebelum dilakukan pembangunan tersebut, PT Jaya Annurya Karimun menggelar pertemuan dengan masyarakat Kecamatan Tebing dan Kecamatan Karimun, pertemuan itu untuk membahas rencana pembangunan kawasan pelabuhan dan kota mandiri yang akan dilakukan pihak perusahaan. (*)