Satu dari empat tersangka pemasok sabu dari Malaysia (bersebo) saat diinterogasi petugas BNNP Kepri di ruang VIP Pelabuhan Karimun, siang tadi. (ian)
Satu dari empat tersangka pemasok sabu dari Malaysia (bersebo) saat diinterogasi petugas BNNP Kepri di ruang VIP Pelabuhan Karimun, siang tadi. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Narkoba jenis sabu seberat 1 Kilogram (Kg) yang digagalkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, sejatinya bukan ke Karimun.

Menurut Kabid Pemberantasan BNNP Kepri, Bubung Bubung Pramiyadi barang haram tersebut akan dipasok ke Batam. “Tapi masuknya dari Malaysia lewat Karimun,” katanya kepada wartawan usai penangkapan di pelabuhan Karimun, siang tadi.

Sebelumnya, tiga orang tersangka sudah ditangkap di Batam ketika akan menjemput barang haram tersebut. Kemudian, ketiganya dibawa ke Karimun untuk menjemputnya di pelabuhan Internasional dari seseorang.

“Dari tangan satu orang tersebut yang membawa sabu-sabu seberat 1 Kg. Tiga orang lagi ditangkap saat akan menjemput barang tersebut. Barang itu dibawa melalui pelabuhan Karimun ini. Karimun tempat persinggahan saja,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri mengamankan sebanyak empat orang atas dugaan membawa narkoba seberat 1 Kilogram (Kg).

Bubung mengatakan barang haram tersebut masuk dari Malaysia tujuan Karimun kepada Lendoot.com. Para tersangkat diamankan dari kapal Batam Jet, Selasa (14/2/2017) sekira pukul 13.45 WIB, siang tadi.

Setelah diperiksa di ruang VIP Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun, kemudian digiring ke Batam yang katanya untuk diproses lebih lanjut di BNNP Kepri. (sjs)