Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 20 perwakilan honorer pemkab Karimun
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 20 perwakilan honorer pemkab Karimun (ian)

Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 2.655 Tenaga honorer di lingkungan Pemkab Karimun menerima kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Penyerahan tersebut dilansunglan di halaman rumah dinas Bupati Karimun, Senin (7/5/2018) pagi.

Sebelum penyaluran kartu BPJS dilakukan, kegiatan diawali dengan apel pagi oleh para pejabat dan pimpinan OPD serta tenaga honorer Pemkab Karimun. Apel dipimpin langsung oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Penyaluran kartu BPJS Ketenagakerjaan ini dihadiri langsung oleh kepala kantor BPJS Cabang Batam-Sekupang, Jefry Iswanto dengan didampingi pimpinan BPJS Cabang Karimun bersama anggotanya.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan walaupun dalam dua tahun masa kepemimpinannya sebagai Bupati, Karimun mengalami defisit anggaran. Namun pemerintah daerah tetap memprogramkan kegiatan- kegiatan terkait pembangunan dan untuk kesejahteraan pegawai dan tenaga honorer di Karimun. Salah satu program yang dimaksud ialah memberikan perlindungan kerja kepada para pegawai dan honorer.

“Kita terus berupaya walaupun sesulit apapun keadaan yang dihadapi pemerintah, tetap akan mensejahterakan tenaga honor. Kita sebelumnya telah memberikan BPJS Kesehatan kepada para pegawai dan honorer, Hari ini kita berikan lagi BPJS Keselamatan kerja, jadi dua hal sudah bantu ringankan walau kita belum bisa menaikkan gaji,” ucap Rafiq.

Rafiq berharap, dengan upaya pemerintah yang sedemikian rupa, para tenaga honorer terus bersyukur dengan apa yang telah diperoleh meski program- program dapat dilakukan secara perlahan.

Sementara, Kepala BPJS Ketenagakerjan Cabang Batam-Sekupang, Jefri Iswanto pada kesempatan tersebut menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah karena telah mengikutsertakan semua tenaga honorer di lingkungan Pemkab Karimun dalam BPJS Ketenagakerjaan.

“Bahwasanya mereka sudah dilindungi dalam program jaminan ketenagakerjaan dan jaminan kematian, kartu ini kami berikan kepada seluruh honor daerah sebagai identitas diri jika terjadi resiko kecelakaan kerja di mana perlindungannya dari rumah menuju ke tempat kerja kembali lagi ke rumah, kami lindungi terhadap resiko kecelakaan kerja hingga meninggal dunia,” katanya.

Ia mengatakan, untuk tenaga honor daerah, pihaknya menentukaan iuran sebesar 0,54 persen dari gaji yang diterima setiap bulannya. Dengan jumlah tersebut, BPJS Ketenagakerjaan telah dapat memberikan santunan kecelakaan kerja terhadap para pegawai dan honorer di lingkungan Pemkab Karimun.

“Jika terjadi kecelakaan saat bekerja seluruh biaya pengobatan akan kami tanggung, tidak ada batasnya. Resiko kecelakaan kalau rawat inap di rumah sakit berbulan bulan, maka gaji honor tersebut akan ditanggung,” ucapnya.

“Dan jika meninggal dunia karena kecelakaan saat kerja, maka kami akan memberikan santunan berupa uang tunai, bantuan kubur sebanyak 3 juta rupiah, 200 ribu setiap bulannya untuk ahli waris selama 2 tahun, dan beasiswa untuk satu orang anak sebesar 12 juta rupiah,” ujarnya. (ian)