Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 197 Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Tanjungbalai Karimun diusulkan dapat remisi atau pengurangan masa tahanan hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah tahun 2020.

Pemberian remisi kepada 197 warga binaan itu sesuai Kepres Nomor 74 tahun 1999 tentang remisi. Terdapat tiga kategori remisi diberikan, antara lain selama 15 hari, 1 bulan dan 1 bulan 15 hari.

Kepala Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun Dodi Naksabani mengatakan, remisi diberikan kepada warga binaan yang telah menjalani masa hukumannya dengan baik dan tidak melanggar aturan selama masa hukuman.

“Semua narapidana yang diberikan remisi dipastikan telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri ini diberikan kepada warga binaan yang muslim,” kata Dodi, Kamis (14/5/2020).

Menurutnya, narapidana yang menerima remisi tersebut telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, di antaranya adalah persyaratan telah menjalani pidana minimal 6 bulan dan tidak terdaftar pada register buku catatan pelanggaran disiplin narapidana serta turut aktif mengikuti program pembinaan

“Remisi itu telah diajukan kepada Kemenkumham dan menunggu persetujuan,” katanya.

Ia menyebutkan, 197 warga binaan yang mendapatkan remisi itu antara lain 192 orang pria dan 5 wanita.

“193 dewasa dan 4 anak- anak. Mereka masing-masing terjerat kasus narkotika, pencurian, kepabeaban, perlindungan anak, penipuan dan kasus kriminal lainnya,”katanya.

Sementara untuk besaran remisi yang diterima narapidana antara lain, 15 hari sebanyak 91 orang, 1 bulan sebanyak 99 orang dan 1 bulan 15 hari sebanyak 7 orang.

“Tidak ada yang langsung bebas. Hanya dipotong masa tahanan saja,” katanya.(rk)