Karimun, Lendoot.com – 13 warga Wonosari, Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral yang diduga melakukan pengerusakan lahan milik seorang pengusaha di Meral yakni Jenny Law akhirnya akan segera bebas.

Itu setelah Majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun membacakan surat putusan yang menjatuhkan pidana penjara selama 2 bulan 15 hari kepada para terdakwa.

“Artinya setelah putusan tersebut di ucapkan, 4 hari kedepan para terdakwa akan dapat menghirup udara bebas, tepatnya 1 April 2018,” kata salah seorang penasihat hukum terdakwa Edwar Kelvin, Rabu (28/3/2018).

Adanya kasus seperti ini, Edwar berharap kepada masyarakat Karimun agar dapat lebih berhati-hati dalam melakukan tindakan-tindakan. Selain itu Ia juga meminta masyarakat jangan mudah terpropaganda oleh pihak-pihak yang tidak jelas dari mana sumbernya.

“Kalau merasa ada yang kurang paham tolong konsultasi dulu kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang ada di Karimun. Itu gratis tidak bayar,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, ke 13 terdakwa dituduh telah menebang pohon akasia, jati, jabon dan pohon kelapa yang berdampak kerugian Rp.100 juta kepada pemilik lahan. Namun Hal itu tersebut tidak terbukti. (ian)