Bupati Karimun
Bupati Karimun (ian)

Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 123 pegawai honorer di lingkungan Pemkab Karimun terancam tidak akan menerima perpanjangan kontrak kerjanya. Ini karena para pegawai honorer tersebut dinilai bermasalah.

“Ada beberapa pegawai kontrak kita yang bermasalah sebanyak 123 orang dan sekarang datanya sedang kita verivikasi dan validasi. Setelah selesai dilakukan verifikasi data, baru kita lihat mana-mana yang akan kita putuskan kontrak hubungan kerjanya,” kata Rafiq kepada wartawan usai apel Senin pagi tadi.

Ditanya penyebabnya, Rafiq menjawa bahwa para pegawai honorer dan kontrak tersebut didominasi pelanggaran disiplin akibat sering tidak masuk kantor dan kerja di tempat lain. Sementara untuk pelanggaran lainnya, seperti masalah hukum disebutnya tidak ada.

“Pelanggarannya karena tidak pernah masuk kerja, mungkin juga karena sudah berkerja di tempat lain,” kata Rafiq.

Untuk menghindari hal yang sama, Rafiq juga meminta kepada Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karimun untuk melakukan validasi data seluruh pegawai yang ada di lingkungan Pemkab Karimun.

“Saya sudah minta kepada BKPSDM agar setiap tahunnya selalu melakukan validasi data para pegawai yang ada di lingkungan Pemkab Karimun,” pungkasnya. (ian)