Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 12 Napi beragama Budha di Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun menerima pemotongan masa tahanan (remisi) pada perayaan hari raya Waisak Tahun 2017, Kamis (11/5/2017) kemarin.

Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas II B Tanjungbalai Karimun, Eri Erawan melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan Novi Irwan mengatakan, pemberian pemotongan masa tahanan kepada 12 napi sudah diatur didalam Kepres Nomor 74 tahun 1999 tentang remisi.

“Dalam remisi kali ini, 12 tahanan tersebut mendapat potongan masa tahanan sebanyak 15 hari sampai 1 bulan. Diantaranya, 1 bulan ada 6 orang, 15 hari juga 6 orang,” kata Novi, Kamis (11/5/2017) siang.

Ia mengatakan, penerima remisi tersebut merupakan napi yang terlibat kasus Narkoba, Migas, Pencurian dan Laka Lantas. Tidak ada napi langsung bebas pada pemberian remisi kali ini, mereka hanya mendapatkan pemotongan masa tahanan saja.

“Diantara 12 napi, 7 dari kasus narkoba, 2 Migas, 2 pencurian dan 1 laka lantas. Tidak ada yang bebas, karena masa hukumannya masih lama,” ucap Novi.

Novi menambahkan, kepada napi yang mendapatkan remisi tersebut, telah menjalani masa hukumannya dengan baik dan tidak melanggar aturan dalam rutan. Sehingga mereka diusulkan kepada Kementerian Hukum dan Ham untuk mendapatkan remisi.

“Semua narapidana yang diberikan remisi dipastikan telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Remisi Khusus Hari Raya Waisak ini diberikan kepada narapidana beragama Buddha yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif,” ujarnya. (ian)