Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

1.105 Pelamar PPPK Tak Lolos Seleksi Administrasi

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam keterangannya menyampaikan ucapan selamat kepada 250.432 guru yang lulus seleksi pascamasa sanggah dan berharap berita baik ini dapat mendorong semangat bagi para guru untuk mengabdi dan memberikan layanan terbaik bagi pendidikan di Indonesia. Adapun total guru honorer yang telah lolos semenjak tes seleksi dilaksanakan pada 2021 adalah sebesar 544.292 orang guru. “Dari hati yang terdalam, saya sangat bangga terhadap guru-guru honorer yang tak pernah patah semangat dan turut berbahagia untuk 250.432 guru yang diumumkan lulus pascamasa sanggah. Selamat kepada Ibu dan Bapak guru semua. Semoga dengan diterimanya menjadi ASN PPPK, semangat Ibu dan Bapak bertambah untuk pendidikan terbaik bagi anak-anak Indonesia,” ungkap Menteri Nadiem di Jakarta.

Ilustrasi sejumlah guru honorer saat sedang mengikuti seleksi PPPK. (rdok lendoot)

Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 1.105 pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jabatan fungsional tenaga teknis di lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Karimun gagal dalam seleksi administrasi diumumkan Minggu (15/1/2023) kemarin.

Berdasarkan data BKPSDM Kabupaten Karimun, dari 1.614 pelamar, hanya sekitar 509 pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karimun Sudarmadi mengatakan, saat ini tahapan seleksi PPPK masuk dalam masa sanggahan hasil seleksi administarasi.

“Dari jumlah pelamar untuk jabatan fungsional temaga teknis sebanyak 1.614 orang, hanya 509 pelamar yang memenuhi syarat, dan 1.105 dinyatakan gagal atau tidak memenuhi syarat. Sekarang ini, proses sanggah,” kata Sudarmadi, Senin (16/01/2023).

Sudarmadi mengatakan, untuk masa sanggah akan dibuka selama 3 hari terhitung 16 -18 Januari 2023 melalui portal https://sscasn.bkn.qo.id akun masing-masing pelamar.

“Pelamar juga dapat melihat keterangan alasan tidak memenuhi syarat melalui akun masing-masing pelamar. Apabila ada sanggahan terhadap hasil seleksi ini, maka pelamar bisa mengajukan sanggahan, dan akan dilakukan verifikasi ulang kemudian diumumkan kembali,” katanya.

Ia menyebutkan, peserta yang telah dinyatakan memenuhi syarat selanjutnya dapat mengikuti ujian seleksi yang akan diumumkan selanjutnya.

“Nanti sistem ujian menggunakan sistem Computer Assisted Test atau CAT. Untuk lokasi ujian dan pencetakan kartu ujian dilakukan pada 18 Februari mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sudarmadi mengatakan, untuk jumlah penerimaan jabatan fungsional tenaga teknis ini dibutuhkan sebanyak 324 orang, sehingha 509 orang ini nantinya hanya akan terpilih sesuai kebutuhan.

“Kuota tenaga teknis 324, jadi melalui ujian itu nanti ditentukan,” katanya.

Ia mengatakan, untuk seleksi jabatan fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru, pelaksanaan penerimaan telah dilakukan lebih dulu melalui Kemendikbud dan Kemenkes.

“Untuk tenaga guru dan kesehatan itu langsung dari pusat,” katanya.

(*)

Exit mobile version